Sabtu, 05 Februari 2011

Kenapa Fedi Nuril?

by : Muhammad Ajib 

     

1. Akting Fedi yang khas
Awalnya ketika aku menonton filmnya yang berjudul Ayat-Ayat Cinta. Aku baru pertama kali nonton film yang bertema seperti Ayat-Ayat Cinta dan film itu seperti merubah sifatku menjadi lebih baik. Aku banyak belajar dari tokoh utamanya yang bernama Fahri. Nah, Fedi Nuril itu berperan sebagai Fahri dan aktingnya sangat memukau. Nama Fedi pertamanya asing bagiku. Namun ketika melihat aktingnya, dia seperti bukan aktor baru. Setelah aku mencari biografinya di internet, dia dulu juga aktor di film Garasi. Fedi yang membuatku mengenal band Garasi dan akhirnya aku menemukan musikku di Garasi. Karena aku tidak mengenal Fedi sebelumnya, film Ayat-Ayat cinta itu seperti nyata, hidup dan tidak terasa bahwa Ayat-Ayat Cinta itu hanya sebuah film. Banyak orang yang termakan aktingnya Fedi, maksudnya banyak orang yang menyangka Fedi Nuril asli itu sebaik Fahri yang ada di film Ayat-Ayat Cinta. Aku merasakan hal itu. Teman-temanku yang perempuan berjilbab pun berpendapat Fedi itu sifatnya seperti Fahri sehingga mereka begitu tergila-gila dengan Fedi Nuril. Sungguh hebat akting Fedi pikirku setelah menonton film itu sebanyak 3 kali. Selain Ayat-Ayat Cinta dan Garasi , Fedi juga pernah main di film Janji Joni, Mengejar Matahari, Inikah Rasanya Cinta ?, Tentang Cinta, Menebus Impian, dan terakhir Aku Atau Dia ?

2. Sifat Fedi
Aku bisa mengetahui sifat Fedi saat bertemu langsung dengan Fedi di restoran SUIS, Dago Plaza, Bandung. Waktu itu pertama kali aku bertemu dengan sosok seorang Fedi Nuril. Walaupun katanya dia orangnya dingin dan tidak banyak ngomong, tapi dia sangat baik. Aku waktu itu bingung mau duduk dimana di restoran itu ketika acara meet and greet dengan pemain-pemain film Menebus Impian. Namun, Fedi mengajakku duduk dengannya, berbaur dengan teman-teman selebritinya setelah aku hanya menunjukkan lambang tangan Garasi kepadanya saat Fedi melihatku. Sangat baik. Aku mendadak merinding. Aku bisa duduk sangat dekat dengan Fedi dan bisa ngobrol seperti ngobrol dengan seorang teman. Selama aku ngobrol dengan dia, aku melihat Fedi orangnya tidak mau mempersulit masalah yang ada, dia suka mengambil cara yang simple. Cara bicara dia juga sopan, sama seperti saat menjadi Fahri. Akting Fedi di fim itu ternyata benar-benar dirinya, tidak dibuat-buat. Dan dia berlaku adil. Setelah dia duduk bareng semeja denganku beberapa menit, dia pindah ke meja Acha Septriasa, lawan aktingnya di film itu. Dia juga tidak lupa mengenalkanku dengan Acha dan membuatku merasa seperti bukan seorang fans saja tapi temannya. 

Fedi ternyata orangnya juga humoris, suka bercanda. Tak bisa diam kalau melihat suasana lagi sepi. Ada saja yang dia lakukan agar suasana jadi ramai, ceria dan penuh tawa. Dia juga sedikit konyol.  Aku juga melihat dia seorang pendengar yang baik. Sepertinya banyak teman-temannya yang curhat ke dia karena Fedi sangat bisa menyimpan rahasia. Dia juga sederhana dalam berpenampilan.

Ketika Fedi berhadapan dengan wartawan yang mewawancarai dia, Fedi sangat cool dan dingin. Dia hanya mengeluarkan kata-kata yang menurut dia penting dan apa adanya. Tidak bertele-tele. Fedi juga kalau ditanya soal gosip kalau dia pacaran dengan aktris lawan mainnya, dia langsung jujur bilang tidak pacaran karena dia professional. Dia juga selalu berusaha menyelipkan Garasi di sela-sela menjawab pertanyaan dari wartawan. Sungguh dia mencintai bandnya itu. Fedi sangat ramah kepada wartawan dan segala keinginan wartawan dia coba jalani dengan ikhlas, seperti saat wartawan meminta dia berpose seperti model saat difoto. Ya, jujur, Fedi sangat jujur dan terbuka ketika diwawancarai, terlihat dari gayanya yang santai saat berwawancara, bermuka serius, tapi seperti tanpa beban. Kata-kata dia saat diwawancara pun hebat, tidak kalah dengan pidatonya presiden SBY. 

Fedi itu sangat baik kepada fansnya, tidak sombong dan berlaku adil dengan fansnya. Semua fans yang ingin minta foto bareng atau tanda tangan dia layani dengan sepenuh hati. Semua fans, tak ada yang terlewati, walaupun waktu itu acaranya telah usai dan dia berkata dia sepertinya akan telat ke studio Garasi. Dia sangat mencintai para fansnya hingga dia rela waktunya terpotong. Fans Fedi sangat banyak, mulai dari anak-anak, ibu-ibu, remaja, bapak-bapak, hingga nenek-nenek. Sungguh hebat orang ini pikirku.

Terkenal tidak membuat Fedi menjadi seorang playboy. Itulah sifat terhebat Fedi. Dia hingga sekarang adalah seorang cowok single. Ya, tidak pacaran dengan wanita manapun. Padahal begitu banyak wanita memuja dan kagum padanya. Carissa Puteri pun nyaris menjadi pacarnya setelah ketahuan media sedang nonton bareng film di salah satu bioskop, namun Fedi hanya menganggap dia teman. Banyak gosip beredar dia pacaran dengan lawan mainnya di film, seperti Acha Septriasa dan Julie Estelle, namun dia tetap berpendirian teguh untuk tidak pacaran hingga mendapat wanita yang benar-benar cocok dan ingin langsung menikahinya. Ya, seperti Fahri di Ayat-Ayat Cinta.

3. Talenta Fedi
Terkejut.  Itulah reaksi aku ketika tahu Fedi bukan hanya seorang aktor atau artis yang cuma piawai berakting di film seperti aktor-aktor lokal lainnya. Fedi juga seorang personil band, band Garasi. Di Garasi, dia seorang gitaris, keyboardist, programmer dan juga sampling. Wow ! Satu orang bisa menjalani semua itu dalam satu band. Lagi-lagi aku berkata, sungguh hebat orang ini. Karena talentanya, warna musik Garasi sangat berbeda dengan musik band-band lokal lainnya. Racikan suara dari gitar, keyboard, program musik dan sampler miliknya bisa membuat bergetar tubuhku, merinding. Keren. Banyak effect yang dia selipkan di lagu-lagu Garasi dari program musik di laptopnya. Aktor ini sungguh multi-talented. Lagu yang sepertinya akan terdengar biasa saja, dia bisa buat menjadi luar biasa. 

Belum usai talentanya. Dia juga pernah menjadi host di Metro Tv. Dia waktu itu membawa acara tentang perfilman yang menayangkan film-film baru. Dia juga hebat ketika jadi host acara program tv. Cara dia bicara dan membawakan acara begitu berkharisma dan santun. Tidak terlalu lebay. Kata-kata yang dia bawakan sangat Indonesia. Fedi berbicara dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar menurutku. Dia juga sempat nyaris menjadi pelawak di acara Extravaganza. Pelawak yang cool. Namun sepertinya dia tidak ingin berkarir sebagai pelawak. Dia hanya tampil sekali sebagai bintang tamu di acara Extravaganza.
Belum juga usai talenta yang dimilikinya. Bintang akting Indonesia kelahiran Jakarta, 1 Juli 1982 ini juga lulusan D3 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Bukan perkara mudah untuk lulus dan masuk ke Universitas Indonesia. Beberapa murid SMA kelas 3 mengaku sulit untuk menembus kampus itu. Jadi, Fedi ini masa SMA terbilang pintar. Dia lulus dari SMA 6 Jakarta angkatan tahun 1997.

Masih ada talenta yang dimilikinya. Fedi juga seorang model! Dia adalah model dari JIM (Jakarta International Management) Models dan salah satu model yang terbilang sukses di dunia akting. Fedi mengawali kariernya dari dunia model. Selain menjadi model di catwalk, Fedi juga sering tampil sebagai cover majalah atau bintang iklan. Beberapa iklan yang dia bintangi adalah Espresso (2008), Surya 12 Premium (2009), Carvil (2009), Citra White,  dan masih banyak lagi. Kalau majalah, Fedi dulu pernah hadir di majalah Hai, Gadis, dan lain-lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar